Philips SW750M – Philips Membatasi Diri

Akusaraprolight – Dilihat dari harganya, Philips SW750M sepertinya opsi multi-room yang menggoda, setidaknya bagi pengguna Spotify Premium. Speaker ini dapat memainkan musik langsung dari Spotify melalui fitur Connect layanan streaming tersebut. Prinsipnya, Connect memberi kemampuan bagi pengguna untuk streaming katalog layanan yang berisi 30 juta lagu pada speaker melalui jaringan wi-fi , dengan menggunakan aplikasinya sebagai remote control. Philips tidak mempunyai Bluetooth ataupun input fisik apapun, jadi Anda harus mencari perangkat lain kalau tidak berlangganan Spotify Premium atau mendengarkan musik dari sumber lain. Opsi multi-room Satu speaker dapat digunakan sendiri, atau bersama dengan dua atau tiga speaker lain untuk memanfaatkan fungsi multi-room-nya.

Proses set-up dilakukan melalui aplikasi Philips Speaker Set ( gratis, iOS dan Android). Tapi, Anda akan lebih sering mengontrol dari aplikasi Spotify (tersedia luas di Windows, Android, iOS , dan bahkan Blackberry). Bagi yang belum mengenalnya, antar mukanya yang atraktif dan intuitif akan memudahkan penggunaan. Jika smartphone menjadi perangkat pilihan Anda, melakukan atau menjawab panggilan dan menonton video selama pemutaran masih bisa dilakukan ketika streaming musik sedang dilakukan. Tapi, Anda tidak bisa streaming file yang tersimpan di dalam sebuah perangkat. Fleksibel Soal fitur, Philips tidak bisa dibilang fleksibel, namun desain fisiknya yang menarik masih bisa dinilai demikian. Meski punya dua port rear firing bass,speaker ini tak masalah diletakkan dekat dengan dinding ataupun di tengah meja.

Kalau kebetulan Anda sudah melirik rating bintangnya, Anda pasti tahu produk ini punya kelemahan performa buruk. Di tingkat harga ini, standarnya ditentukan oleh Cambridge Audio Go yang berabsis Bluetooth. Go jauh lebih enak didengar. Kompetitor andal Suara Philips yang kurang berisi dan kaya jika dibandingkan dengan lawannya langsung kentara, dan hanya dengan beberapa lagu saja, kami juga mendapati bahwa informasi yang diberikannya kurang. The Logical Song-nya Superstramp track yang bagus untuk menunjukkan kendali dan musikalitas perangkat, tapi di sini malah mengungkapkan kurangnya insting jitu Philips.

Kami ingin suara keyboard yang memantul terdengar lebih hidup dan batas awal not lebih terasa. Tapi, tidak semuanya kabar buruk. Presentasi Philips terbuka dan cukup besar untuk mengisi ruangan berukuran sedang dan bassnya cukup berbobot. Suaranya juga bersih dan cukup detail, dengan soundstage yang memberi berlapis-lapis ruang bagi instrumen untuk bermain, walaupun organisasi SW750M yang tak sempurna menandakan semua elemen tidak berpadu seperti seharusnya.